Definisi dokter bagi tiap orang berbeda-beda berdasarkan latar belakang dan stigmanya masing-masing

Definisi dokter bagi tiap orang berbeda-beda berdasarkan latar belakang dan stigmanya masing-masing. Definisi dokter menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah “seseorang yang merupakan lulusan pendidikan kedokteran yang ahli dalam hal penyakit dan pengobatan”.1 Definisi dokter menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia sendiri dibedakan berdasarkan bidang atau spesialis dari dokter itu sendiri antara lain menjadi dokter anak, dokter bedah, dokter forensik, dokter gigi, dokter umum, dokter spesialis, dokter mata, dokter jawa, dan masih banyak pembagian dokter lainnya berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut KBBI, dokter umum adalah “dokter yang belum mendalami keahlian pada jenis penyakit tertentu (bukan spesialis) yang jenjang” dan rentang pendidikannya diperkirakan kurang lebih selama minimal 6 tahun.2 Jika dijabarkan pendidikan yang ditempuh itu diawali dengan 4 tahun untuk mendapatkan gelar sarjana kedokteran atau titel “S.Ked”. Setelah 4 tahun, pilihan terbuka untuk lanjut meraih titel “dr.” Atau berhenti di “S.Ked” saja karna dengan gelar sarjana kedokteran pun seseorang tetap dapat bekerja di berbagai bidang profesi, tetapi sangat disayangkan jika tidak lanjut mendapatkan gelar dokter. Untuk mendapatkan gelar dokter, dibutuhkan tambahan program profesi dokter yang istilah terkenalnya adalah “Koas” yang diperkirakan kurang lebih selama 1,5 tahun. Dalam pertengahan koas juga biasa diadakan UKDI atau Ujian Kompetensi Dokter Indonesia yang merupakan ujian sertifikasi dan wisuda dokter agar dapat menjadi dokter muda. Menjadi dokter muda bukan berarti sudah dapat praktik mandiri, untuk mendapatkan izin praktik mandiri tambahan prorgam harus dilakukan yaitu biasa disebut dengan “internship” yang kurang lebih dilaksanakan selama 1 tahun agar mendapatkan STR.4

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

STR merupakan surat tanda registrasi berupa dokumen tertulis bagi dokter yang bersangkutan telah mendaftarkan diri dan telah memenuhi segala persyaratan yang ditetapkan dan telah diregistrasikan kepada Konsil Kedokteran Indonesia yang berlaku selama 5 tahun.5 STR digunakan sebagai persyaratan untuk membuka praktik sendiri dan juga untuk mengurusi Surat Ijin Prakitk (SIP). SIP juga digunakan sebagai persyaratan untuk melanjuti ke jenjang pendidikan spesialis.

Berbeda dengan dokter umum, “dokter spesialis adalah dokter yang mengkhususkan keahliannya dalam satu macam penyakit” berdasarkan KBBI.3 Waktu pendidikan dan pembelajarannya pun ikut bertambah diperkirakan kurang lebih selama 4 tahun minimal tergantung dengan spesialisasi yang diambil. Setelah selesai mengikuti program pendidikan dokter spesialis, pemerintah memiliki wewenang untuk mewajibkan para lulusan untuk mengabdi dan magang di daerah 3T yang programnya hampir mirip dengan program internship saat S1 dokter umum.6

Definisi dokter, menurut Collins Dictionary dan juga Oxford Dictionary “A doctor is someone who is qualified in medicine and treats people who are ill” yang artinya dokter adalah seseorang yang memiliki kualifikasi dalam bidang medis dan mengobati orang-orang yang sakit.7,8

Walau waktu yang diperlukan untuk menjadi dokter yang handal terutama dokter spesialis terbilang sangat lama, jika diperhitungkan kurang lebih selama 9-10 tahun, banyak orang tetap rela mengorbankan jiwa, raga, waktu, materi, dan imateriel demi dapat masuk dan terdaftar menjadi salah satu mahasiswa di fakultas kedokteran tertentu agar bisa menjadi dokter.

Sebelum terdaftar menjadi mahasiswa kedokteran, dalam prosesnya perjuangan yang ekstra pun dibutuhkan karena persaingan yang sangat ketat dari seluruh penjuru Indonesia. Mayoritas murid SMA pasti mengikuti tambahan di bimbingan belajar karena pembelajaran di SMA sendiri tidaklah cukup menjamin seorang murid SMA diterima di fakuktas kedokteran salah satu perguruan tinggi di Indonesia.

Dari awal perjuangan tersebut biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit, biaya yang dikeluarkan antara lain pertama-tama untuk membayar bimbingan belajar untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi, jika sudah diterima di fakultas kedokteran tentunya harus membayar uang pangkal dan uang semesteran (di beberapa perguruan tinggi), kemudian untuk menunjang pembelajaran, buku juga harus dibeli yang kisaran buku kedokteran harganya diatas 500 ribu rupiah dan tidak terbilang murah. Belum lagi kepentingan biaya untuk praktikum dan hal lainnya. Jadi bisa disimpulkan, selain waktu yang diperlukan untuk kuliah kedokteran terbilang cukup lama, biaya yang dikeluarkan juga luar biasa.

Walau begitu, dokter tetap menjadi pekerjaan yang umum dan banyak diminati karena dianggap pekerjaan yang mulia karena dapat menolong orang banyak dan juga pekerjaan yang terjamin serta jelas dalam hal keungannya. Mayoritas orang juga berpendapat bahwa dokter merupakan pekerjaan yang sangat mulia karenda dapat menjadi sosok penolong banyak umat manusia.

Berdasarkan kamus yang bernama Medical Dictionary, dokter adalah pemegang ijazah dan gelar yang didapatkan dari universitas yang memenuhi syarat dalam bidang pengetahuan tertentu. Definisi dokter yang kedua berdasarkan kamus tersebut dokter adalah seseorang yang memiliki ilmu untuk praktik seni penyembuhan dan berlisensi untuk praktik.9
Menurut opini dari teman-teman terdekat saya, definisi dokter antara lain adalah seseorang yang berpendidikan tinggi sehingga mampu memberi kontribusi kepada masyarakat seperti menyembuhkan penyakit, pekerjaan yang menolong orang sakit, dokter adalah pahlawan, pekerjaan yang dididik atau dilatih untuk menjadi seseorang yang dapat membantu diri sendiri atau orang lain dalam hal fisik ataupun mental baik dalam ataupun luar tubuh.

Beberapa diantara teman saya juga menyatakan bahwa dokter adalah perantara antara pasien dengan Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Allah yang menyembuhkan sedangkan dokter sebagai pemberi titipan dari Allah untuk pasien. Salah satu teman saya menyatakan bahwa dokter adalah orang yang bertugas untuk berusaha menyembuhkan manusia semaksimal mungkin, seseorang yang mempunyai ilmu untuk menyembuhkan orang lain yang sakit, dan merupakan seseorang yang bersedia mengabdi pada negara untuk menolong sesama dan bersedia untuk bekerja di luar zona nyaman.

Berdasarkan kamus dari Cambridge, dokter adalah seseorang dengan gelar dokter yang tugasnya mengobati orang yang sakit atau terluka.10 Asal muasal kata dokter berasal dari kata latin yaitu “docere” yang artinya mengajar yang kemudian mengalami perubahan bentuk penulisan menjadi doctor.11 Kata doctor kemudian dipakai untuk melambangkan sebuah profesi yang berhubungan dengan pasien. Mungkin itu semua dikarenakan seorang dokter pada akhirnya bertanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu kedokterannya demi kebaikan masyarakat dan menurunkan ilmu serta keterampilannya untuk kebaikan profesi dokter di masa yang akan datang.

Untuk menjadi seorang dokter saja itu tidak cukup. Semua dokter diharapkan menyandang predikat “Good Doctor” atau dokter yang baik. Definisi dari dokter yang baik adalah seseorang yang dapat menjadi panutan bagi dokter muda lainnya, yang mutakhir dalam bidangnya, dapat menjadi dokter yang bisa diandalkan antar teman sejawat, dan seorang dokter yang secara konsisten selalu menempatkan pasien nomor satu. Berdasarkan hasil riset terhadap beberapa pasien mengenai prioritas terbaik bagi seorang dokter, terdapat tiga poin yaitu adalah kemanusiaan, kompetensi, dan boleh atau tidaknya seorang pasien turut andil dalam pengambilan keputusan kesehatan bersama dokter.12

Kualifikasi seorang dokter agar dapat dikategorikan sebagai dokter yang baik antara lain adalah menghormati sesama manusia yang sakit ataupun sehat dan tidak memandang siapa orang itu, saling mendukung kepada pasien dan orang tercinta dimanapun dan kapanpun, mempromosikan hidup sehat dan juga mengobat penyakit, rendah hati, dapat bekerja sama dengan semua anggota tim pelayanan kesehatan, dan menjadi pendukung dan pendamping proaktif bagi para pasien, mentor untuk peserta didik kedokteran lainnya, tanpa memandang SARA.13

Good doctor atau dokter yang baik juga diharapkan bisa menjaga keseimbangan dalam kehidupannya untuk merawat dirinya sendiri dan juga keluarga serta antar sesama. Singkatnya, seorang doker itu harus menjadi pribadi yang bahagia, sehat, peduli, kompeten dalam menjalani kehidupannya. Dengan kerja keras dalam mengembangkan keterampilan, pasti seorang dokter bisa menjadi seorang dokter yang baik.13

Kompetensi utama dari seorang dokter antara lain adalah memiliki keterampilan dalam komunikasi, ilmu klinik dasar, dapat mengimplementasikan dasar ilmu biomedik dan perilaku dalam praktik kedokteran, dapat mengelola masalah kesehatan pribadi, keluarga, ataupun masyarakat secara terkoordinasi dan bekesinambungan dalam Pelayanan Kesehatan Primer. Seorang dokter juga harus berpikir secara kritis dan mengelola segala informasi yang didapat secara baik. Keseluruhan kompetensi tersebut adalah kompetensi dokter menurut World Federation for Medical Education (WFME). Dokter harus dapat menjadi seorang pempimpin dan menjaga profesionalisme karena pada akhirnya pada saat mendiagnosa suatu kasus, keputusan dokter dipertanggungjawabkan.

Tugas seorang dokter antara lain adalah melakukan pemeriksaan untuk diagnosa penyakit pada pasien secara cepat dan memberikan pengobatan secara tepat, memberikan terapi guna kesembuhan penyakit pasien, memberikan pelayanan kesehatan secara aktif kepada pasien saat sakit ataupun sehat, menangani penyakit akut atau kronik, melakukan rekam medis sesuai standar, dan lain-lain.

Kewajiban dokter berdasarkan Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran pasal 50 dan 51 adalah “memberikan pelayanan medis sesuai standar profesi dan standar prosedur operasional serta kebutuhan pasien, merujuk pasien ke dokter lain yang mempunyai keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan, merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, bahkan jika pasien sudah meninggal dunia, melakukan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan, kecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas dan mampu melakukannya, dan menambah ilmu pengetahuan dan mengikuti perkembangan ilmu kedokteran.”14

Atas semua tugas dan kewajiban serta tuntutan seorang dokter, dokter juga memiliki hak yang diatur sama seperti undang-undang yang mengatur kewajiban dokter. Hak dokter antara lain adalah “memperoleh perlindungan hukum sepanjang melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi dengan standar prosedur operasional, memberikan pelayanan medis menurut standar profesi dengan standar prosedur operasional, memperoleh informasi yang lengkap dan jujur dari pasien atau keluarga, dan menerima imbalan jasa.”14
Bagi diri saya sendiri, dokter memiliki definisi sebagai profesi yang tulus dalam mengimplementasikan ilmunya untu membantu masyarakat yang memiliki keluhan dalam bentuk penyakit semaksimal mungkin. Dalam melaksanakan pekerjaannya seorang dokter harus memiliki rasa empati tinggi dan memiliki rasa tanggung jawab dalam membantu sesama tanpa membeda-bedakan seseorang. Menurut saya, ilmu kedokteran merupakan sebuah anugrah dari Tuhan Yang Maha Esa bagi seorang dokter karena dengan ilmu tersebut seorang dokter bisa menjadi perantara antara penyembuhan dan pengobatan bagi seorang pasien dan itu merupakan hadiah dan amanat yang luar biasa dari Tuhan agar seorang dokter bisa berguna dan bermanfaat bagi orang banyak. Profesi dokter merupakan profesi yang terkenal akan kode etik dan tata kramanya sehingga seorang dokter dituntut untuk berperilaku dan beretika yang benar dan tidak mencoreng nama baik profesi dokter.